Waktu doa mustajab untuk termakbul. Allah mengurniakan waktu doa mustajab kepada semua hamba-hamba Nya agar dimanfaatkan dengan taat supaya segala permintaan dan kemahuan yang dijahati itu termakbul. Berikut ini adalah contoh-contoh waktu doa mustajab yang perlu kita tahu. 1. Waktu antara azan dan iqamah. Doa Mustajab di Waktu Sahur Sebagian kita mengira bahwa waktu sahur hanyalah waktu untuk menyantap makanan. Padahal waktu tersebut bisa pula kita gunakan untuk memanjatkan doa kepada Allah Ta’ala, Waktu dhuha berakhir 10 menit sebelum Zhuhur. Kalau waktu Zhuhur kita jam 12:02, berarti waktu dhuha berakhir pada pukul 11:52. Setelah itu jangan sholat sunnah karena makruh. Jadi waktu dhuha terbentang panjang sejak 12 menit setelah matahari terbit hingga 10 menit sebelum masuk waktu Zhuhur,” lanjut Ustadz Abdul Somad. 4. Allah tidak memperkenankan doa tersebut kerana lebih baik beliau dalam keadaan begitu, berdasarkan ilmu Allah, maka itu lebih baik baginya. Justeru, tidak memperkenankan itu, adalah memperkenankan ke arah yang lebih baik. Selepas asar sehinggalah terbenamnya matahari adalah waktu paling mustajab untuk berdoa. Kemustajaban doa pada hari Jumaat A A A. Berdoa di waktu setelah Ashar pada hari Jumat, ternyata sangat mustajab. Bagi seorang muslim, tentu waktu-waktu mustajab ini sayang kalau dilewatkan begitu saja. Dalil yang menyatakan waktu ijabah adalah setelah Ashar di hari Jumat ini, berdasarkan pada hadis sebagai berikut: Ilustrasi doa sholat hajat yang mujarab (Unsplash). Doa sholat hajat yang mustajab bagi seorang Muslim sudah seharusnya dibaca selepas mengerjakan sholat sunnah tersebut, minimal dua rakaat. Apalagi bagi seorang Muslim yang ingin hajatnya terkabul, cara ini salah satu jawabannya. Sebagaimana disampaikan dalam salah satu hadits yang dikutip oleh nWOtku.

waktu doa mustajab rumaysho